Wonder Woman: Bunuh Dewa Ares Masalah Selesai? [Review]

Sudah liat film box office Wonder Woman kemarin? Film keluaran Warner Bros. Pictures yang bertemakan super Hero ini rilis di Indonesia kemarin pada tanggal 2 Juni 2017 dan kerap ramai pada saat penayangan perdananya kemarin, wonder Woman ini terbilang cukup bagus karena dengan Action dari Wonder Woman ini dia berhasil memperoleh ranting sebesar 8.1 di IMDB dan mendapatkan pendapatan sekitar $168.000.000 diakhir penayangannya.

Setelah aksinya yang mengguncang saat kemunculan Diana (Wonder Woman) di film Batman vs Superman: Dawn of Justice kemarin, tidak heran bahwa film Wonder Woman ini mendapatkan award sebagai “Golden Trailer Awards 2017” karena mungkin disaat pengeluaran trailer dari Wonder Woman ini para penggemar super hero dari Warner Bros. ini penasaran dengan aksi tunggal super hero yang satu ini.

Dibintangi oleh Gal Gadot sebagai Diana dan Chris Pane sebagai Steve Trevor, (waspada spoiler) wonder Woman ini menceritakan tentang masa lalu dari Diana setelah muncul di Batman vs Superman: Dawn of Justice kemarin. Diana yang asal usul kemunculannya tidak jelas di Batman vs Superman: Dawn of Justice diceritakan semua di film Wonder Woman ini. Berawal dari lahirnya Diana di pulau yang Amazon yang hanya di huni oleh wanita. Saat kecil Diana sudah diajarkan seni bertempur di pulaunya dan setelah besar dia menjadi wanita yang sangat kuat bahkan lebih kuat dari yang lainnya karena dalam tubuh Diana ternyata mengalir darah dewa Zeus ayahnya. Cerita dari Wonder Woman ini mengandung unsur dari dewa dewa seperti Zeus dan dewa lainnya di Olimpus. Kembali ke cerita, setelah Diana dewasa pulau dari Diana didatangi oleh seorang pria asing bernama Steve Trevor yang bercerita bahwa negaranya sedang dilanda perang, Diana percaya bahwa perang tersebut disebabkan oleh dewa Ares, maka dari itu Diana mencoba menghentikan peperangan tersebut dengan cara membunuh dewa Ares.

Film dari Wonder Woman ini terbilang cukup bagus, namun ada beberapa yang saya ingin KomFi bahas mengenai isi dari film Wonder Woman ini melalui dibawah :

Action

Action dari film Wonder Woman ini tidak diragukan lagi. Bagi pecinta Action dari film WonderWoman ini pastinya tidak akan menyesal menonton, karena dari awal cerita sampai akhir Action dari Wonder Woman ini tidak ada habisnya. Diawali pertempuran rakyat pulau Amazon, pertempuran negara antar Negara dan lainnya.

Adegan Mustahil

WonderWoman ini KomFi katakan banyak beberapa adegan Mustahil ya, adegan Mustahil ini dapat mungkin sedikit membuat para penonton aneh, mulai dari karakter utama yang tidak pernah kena serangan. Karena Diana sang WonderWoman ini sangat anti serangan, dalam beberapa pertempuran Wonder Woman ini sulit dikenai sasaran oleh musuhnya, beberapa scene seperti saat munculnya Diana ke tengah medan pertempuran, hanya bermodalkan tameng dia bisa menghindari semua tembakan dari pasukan tempur  ataupun scene yang lainnya.

Kill dewa Ares?

Dalam cerita Wonder Woman ini sangat berkaitan dengan legenda dewa dewa seperti Zeus, Poseidon dan lainnya. Diana yang lahir dari Zeus sangat percaya bahwa dengan membunuh dewa Ares akan menuntaskan masalah peperangan, dan saat akhir film terwujud lah dengan dibunuhnya dewa Ares akhirnya menjadi damai. Namun bukankah itu agak mustahil buat sebuah cerita peperangan ya? Mungkin penonton lain juga agak menganggap ini mustahil ya karena apa? Alasannya bisa dipikirkan sendiri ya.

Grafik Visual Effect

Dalam film angkatan Warner Bros. pastinya sudah tidak heran dengan grafik visual effect yang bagus, sama seperti harapan di Wonder Woman ini. Namun di beberapa scene saat KomFi tonton film Wonder Woman ini, ada visual effect yang dibilang agak jelek ya, jika kalian menontonnya secara detail seperti contoh saat pertarungan akhir Diana dan Dewa Ares ada beberapa efek yang terbilang buruk.

Karakter

Karakter Utama yaitu Gal Gadot yang berperan menjadi Diana di film Wonder Woman ini mendapatkan beberapa kritik dari penonton film ini. Dikatakan banyak penonton bahwa Karakter dari Diana yang diperankan oleh Gal Gadot kurang maksimal dikarenakan masalah “tubuh” dari Gal Gadot, banyak beranggapan bahwa Wonder Woman harusnya memiliki “dada” yang memenuhi baju tempurnya. Namun menurut KomFi itu hanya masalah ga penting ya, walaupun pendapat banyak orang seperti itu namun KomFi beranggapan bahwa itu sudah yang terbaik untuk seorang Wonder Woman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.