Thor: Ragnarok Full Action dan Cerita yang Memuaskan!

Sudah lama KomFi gak review sebuah film nih, karena memang belum ada film yang diminati KomFi buat ditonton di Bioskop. Tapi bulan ini ada film yang pastinya KomFi tonton walaupun keadaan dompet tipis, yaitu Thor: Ragnarok.

Thor Ragnarok

Seperti judul yang KomFi buat, Film yang memuat salah satu anggota Avangers produksi Marvel Studios yaitu Thor ini menurut KomFi memang film yang cukup memuaskan untuk di tonton. Dengan waktu tayang yang lumayan lama yaitu 2 jam 10 menit film yang satu ini ga pernah bikin KomFi ngantuk saat menontonnya karena memang film penuh dengan Aksi dan Pertarungan. Ya memang gak salah, film ini dimemiliki rating yaitu 8.3 (by IMDb) dari hampir 15rb orang yang memvote, wow kayaknya ini film Marvel pertama yang bisa sampai rating sebesar itu ya.

Bicara soal kelebihan dan kekuarangan dari film Thor: Ragnarok ini, mungkin KomFi lebih banyak memberikan kelebihan yang ada di film ini karena memang sedikitnya kekurangan yang ada di film (menurut KomFi), bahas soal Thor: Ragnarok ini langsung saja KomFi review kelebihan dan kekurangannya.

Cerita

Berhubung filmnya masih tayang di Bioskop, KomFi ingin meminimkan “Spoiler” dari cerita ini. Namun bisa kita lihat dari trailernya Thor: Ragnarok ini bercerita tentang munculnya “Hela” yang merupakan Kakak dari Thor sekaligus anak pertama dari Raja Odin yang muncul dan berusaha untuk mengambil alih Asgard. Thor dan Loki yang merasa bertanggung jawab mencoba untuk mempertahankan Asgard.

Dari Ceritanya KomFi cukup puas, karena dalam cerita film Thor yang satu ini benar benar membahas habis cerita dari keluarga Thor, dan sangkut paut yang lumayan jelas kenapa Thor dan Hulk tidak muncul di Captain America: Civil War.

Cerita tidak Berpusat pada Satu Tujuan

Thor vs Hulk

Biasanya suatu film berpusat pada satu tujuan secara langsung, dimana maksud KomFi cerita dalam film biasanya jika memang tujuan sudah terlihat maka cerita langsung memfokuskan langsung kepada tujuan tersebut. Namun KomFi tidak melihat itu di film Thor: Ragnarok ini, film Thor yang satu ini walaupun memang tujuan sudah terlihat namun untuk mencapai tujuan tersebut Karakter Utama tidak langsung fokus dan serius mengejar tujuan akhir dari film, namun juga memfokuskan pada beberapa tujuan lainnya.

Full Action

Action Thor Ragnarok

Seperti judul yang KomFi buat “Full Action”, menurut KomFi kenyataannya memang begitu. Aksi dari film Thor: Ragnarok ini hampir disetiap tempat ada, tidak berisi cerita tentang masa lalu atau masa depan yang sering memperpanjang film dan membuat ngantuk para penonton. Walaupun dalam film ini KomFi melihat banyak yang harus dibahas seperti “Masa Jaya Odin” atau seperti bagaimana awal pemberontakan “Hela” yang bisa saja jika ceritanya dibahas dengan detail akan memakan waktu. Namun KomFi melihat yang dibahas pada film terkesan singkat namun jelas.

Penggunaan Kekuatan Thor

Power of Thor

Nah di scene ini menurut KomFi sangat bijak dan bagus untuk dipertimbangkan. Dalam cerita Hela yang merupakan kakak dari Thor terbilang sangat kuat bahkan seluruh asgard termasuk Thor dan Loki dikalahkannya dengan mudah. Dan di scene akhir Thor terlihat mengeluarkan kekuatan aslinya sebagai dewa petir, tapi masih dapat dikalahkan oleh Hela, menurut KomFi itu sangat bagus kenapa? karna seperti beberapa film yang dilihat KomFi dimana ketika kekuatan dari Karakter Utama bangkit, musuh bisa dikalahkan dengan mudah. Padahal jika dipikirkan baru pertama kali menggunakan kekuatannya tapi kenapa bisa begitu hebat? Lain dengan Thor ini, walaupun terbilang sudah bisa mengeluarkan kekuatannya namun masih belum bisa mengalahkan karakter antagonis utama.

Karakter Antagonis Unlimited Power

Unlimited Power Hela

Memang sudah biasa karakter antagonis dalam sebuah film dibuat sangat kuat dan sulit untuk dikalahkan. Namun menurut KomFi karakter Hela dalam film Thor ini terlalu dibuat sangat kuat, dilihat dari filmnya pun dikatakan kuat saja tidak cukup bahkan dalam akhir cerita kematiannya pun belum di konfirmasi. Kemungkinan karakter Hela muncul kembali di film Thor selanjutnya juga masih ada kemungkinan jadinya ya.

Unsur Komedi

Unsur Komedi

Ini yang agak disayangkan menurut KomFi, memang normal saja Unsur Komedi dimasukkan dalam film bergenre apapun namun jangan terlalu berlebihan. Dalam film Thor: Ragnarok ini KomFi merasa terlalu banyak unsur Komedi yang dikeluarkan dibeberapa scene, jatuhnya film Marvel yang satu ini jadi malah seperti Guardian Galaxy yang tidak adanya ketegangan dalam cerita baik di awal maupun akhir film.

Tampilan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tidak perlu diragukan lagi soal tampilan dari film produksi Marvel ini, penggunaan CGI dan tampilan lain dari film ini sangat baik dan bagus. Apalagi KomFi suka saat scene dimana menceritakan pertarungan antara Hela dan Valkyrie dimana pencahayaan dan lokasi yang dibuat CGI sangat bagus dan cocok.

Musik

Musik Thor Ragnarok

Ini juga perlu direview bagaimana kelebihannya, dan memang menurut KomFi yang mencolok dari film Thor: Ragnarok ini adalah musiknya yang sangat cocok. Sebelum filmnya rilis di Bioskop pun KomFi sudah tertarik dengan musik yang terdapat pada trailer film Thor: Ragnarok ini, bahkan musiknya tersebut mendapatkan Nominasi dalam Golden Trailer loh pantas saja sangat enak untuk didengar.

Artis / Karakter

Bahas soal Artis dalam film Thor: Ragnarok ini, ada beberapa karakter baru yang muncul baik berperan sebagai karakter antagonis maupun protagonis. Ada beberapa karakter yang menurut KomFi sangat cocok berperan dalam salah satu karakter di Thor: Ragnarok ini, namun ada juga yang menurut KomFi sedikit tidak pas.

Tessa Thompson (Valkyrie)

Valkyrie

Salah satu karkater baru yang muncul di Thor: Ragnarok ini adalah salah satu anggota dari Valkyrie yang diperankan oleh (Tessa Thompson). Kecocokan peran sebagai anggota petarung Asgard sangat bagus menurut KomFi, ga hanya kuat Valkyrie ini juga cantik dan cocok di sebagai pendamping Thor (bukan istri).

Cate Blanchett (Hela)

Hela

Karakter Antagonis yang satu in juga menurut KomFi sangat cocok sebagai musuh. Dengan wajah yang cocok untuk dijadikan karakter jahat, menurut KomFi karakter yang satu ini juga pas dengan porsi sebagai seorang kakak dari Thor.

Karl Urban (Skurge)

Skurge

Kalo ini menurut KomFi sedikit tidak cocok dalam perannya di Thor: Ragnarok ini, kenapa KomFi berkata demikian? Karena dari banyak film yang ditonton oleh KomFi yang di isi oleh Karl Urban cendrung lebih komedi dan tidak serius. Dalam film Thor yang satu ini Karl Urban sebagai Skurge memiliki peran yang serius tanpa ada unsur komedi (walaupun hanya sedikit).

Satu lagi yang membuat KomFi salut dengan Marvel yang berani membuat suatu keputusan yang bisa dibilang menghilangkan cirikhas medalam dari karakter Thor yaitu dihancurkannya Palu Thor. Kenapa KomFi salut? karna ciri khas Thor dengan Palunya yang hanya bisa digunakan oleh Thor sendiri merupakan ciri Khas yang erat hubungannya dengan Thor.

Palu Thor

Sudah banyak cerita yang memiliki sangkut paut dengan legenda Thor dengan Palunya namun dalam film Thor: Ragnarok ini legendanya pun hilang seketika. Namun siapa yang tahu dalam film berikutnya dari Marvel, Palu Thor akan dibuat kembali atau memang kembali dengan alasan apapun seperti “palu dapat menyatu sendiri”.

Mungkin cukup segitu pembahasan KomFi mengenai film Thor: Ragnarok produksi Marvel Studios ini. Jujur menurut KomFi diantara film super hero Marvel, Thor: Ragnarok ini sangat bagus dibandingkan yang lain. Bagaimana menurut kalian?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.