5 Film Adaptasi Video Game Produksi Hollywood Ini Tak Dapat Respon Positif

Mortal Kombat Annihilation

Video game dan film sudah cukup lama memiliki kaitan yang erat. Nyaris sama dengan keterkaitan antara musik dengan film. Ada beberapa video game yang mengambil story line dari film dan juga, ada beberapa film yang rupanya menjadi versi adaptasi dari video game. Sayangnya, berbeda dengan game adaptasi film yang kebanyakan mendapatkan sederet pujian, film yang mengadaptasi cerita maupun setting keseluruhan dari film justru kebanyakan tak mendapatkan respon positif. Ya, menarik bukan? Buktinya memang ada sederet film produksi Hollywood yang merupakan adaptasi dari video game dan tidak mendapatkan rating yang tinggi.

Tak hanya rating, film adaptasi dari video game ini pun banyak mendapatkan kritikan tajam. Hingga jumlah penonton yang jeblok. Mengapa seperti ini? Rupanya ada banyak sekali alasan mengapa sebuah film adaptasi dari video game yang tidak bisa diterima secara luas oleh penonton. Mulai dari kualitas yang dinilai kurang, hingga bagaimana adaptasi tersebut dinilai kurang maksimal. Sehingga tentu saja pada akhirnya tidak bisa diterima dengan baik oleh penonton film.

Walau begitu tentu saja, ada beberapa judul film adaptasi dari video game yang mendapatkan respon positif. Walau lebih dari sebagian besar malah sebaliknya.

Di bawah ini kami memiliki daftar 5 judul film adaptasi game yang diproduksi oleh Hollywood dan tidak mendapatkan respon positif dari penonton. Tak hanya rilisan terbaru, rilisan yang sudah cukup lama pun rupanya memiliki nasip yang sama. Penasaran? Berikut ini kami memiliki daftar 5 film adaptasi video game dengan rating buruk dari penonton.

1. ‘Assassin’s Creed’ (2016)

Assassin Creed

Dari teori, rasanya nyaris tak mungkin film dari franchise ternama Assassin’s Creed akan gagal. Pasalnya berbeda dari video game lain yang mungkin hanya dikenal oleh para gamer, Assassin’s Creed sudah dikenal luas. Belum lagi untuk film ini, ditangani langsung oleh produser, staf produksi, tim, hingga beberapa nama pemain dari film sukses Macbeth. Seharusnya memang, film Assassin’s Creed ini dengan mudah meraih sukses.

Namun tidak begitu. Dari segi buzz pemberitaan dan juga jumlah penonton, Assassin’s Creed memang tidak mengecewakan. Namun dari kualitas film harus diakui banyak penonton yang kecewa. Terutama mereka yang sudah terbiasa merasakan serunya bermain game Assassin’s Creed ini sendiri.

2. ‘Street Fighter: The Legend of Chun-Li’ (2009)

Street Fighter The Legend of Chun-Li

Film ini memang bukan kali pertama Street Fighter di-cross over ke layar perak. Sebelumnya sudah ada film Street Fighter yang dirilis pada tahun 1994. Lalu apakah ini membuat ‘Street Fighter: The Legend of Chun-Li’ lebih baik? Tidak juga.

Street Fighter yang dirilis pada tahun 1994 kemarin memang tidak bisa dikatakan buruk. Namun setidaknya para penontonnya mengaku sangat terhibur. Sedangkan untuk versi remake dan adaptasi ‘Street Fighter: The Legend of Chun-Li’ ini, malah jauh dari kata bagus dan juga menghibur. Sangat disayangkan sekali bukan?

3. ‘Alone in the Dark’ (2005)

Alone in the Dark

Diantara seri film adaptasi dari video game lain, Alone in the Dark memang yang paling mengenaskan. Secara premis, film ini memang cukup menjanjikan. Terlebih versi video game Alone in the Dark sendiri sangat apik dengan tema horor. Sayangnya, keapikan yang tidak dibawa hingga ke film.

Alone in the Dark digarap oleh sutradara tidak ternama dengan para pemain yang juga kurang terkenal. Tak hanya itu saja, film yang terasa sebagai b-rated movie ini juga digarap dengan cara yang nampak murah. Menambah panjang daftar “kegagalan” untuk film Alone in the Dark ini.

4. ‘Wing Commander’ (1999)

Wing Commander

Mengintip dari nama pemain, film Wing Commander memang sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, Mark Hamill hadir sebagai pemeran utama di film dengan genre sci-fi ini. Selain itu juga, Wing Commander kabarnya memakan biaya produksi yang tak sedikit. Mengingat video gamenya sendiri merupakan salah satu yang paling sukses di jamannya.

Dengan premis dan jalan cerita yang terdengar bagus, Wing Commander nyaris bisa dipastikan akan sukses. Namun ternyata salah. Wing Commander tak hanya meraih angka penonton yang sedikit, namun juga banyaknya kritikan negatif. Tak hanya Mark Hamill dinilai gagal membawa karakter dan dunia di Wing Commander ke dalam film. Namun juga menurunkan kualitas dari video game itu sendiri. Waduh!

5. ‘Mortal Kombat: Annihilation” (1997)

Mortal Kombat Annihilation

Penonton film dan penggemar video game sama-sama setuju bahwa seri pertama film Mortal Kombat sangat layak ditonton. Film tersebut menyenangkan dan memulai tren dibuatnya film dari video game. Tak ada yang salah dengan merilis versi sequel dari film sukses ini bukan?

Rupanya tidak begitu karena versi sequel Mortal Kombat: Annihilation yang dirilis pada tahun 1997 justru jeblok di pasaran dan panen kritik pedas. Mulai dari kostum yang jauh lebih buruk, proses produksi, hingga akting yang sangat tidak bagus disebut oleh penonton.

Komentar disini!

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.